BREAKING
Tampilkan postingan dengan label Category 3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Category 3. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Agustus 2013

SETELAH 40 TAHUN MENGHILANG AKHIRNYA DITEMUKAN DI HUTAN

Ho Van Thanh (82 tahun) dan anaknya Ho Van Lang (41 tahun) ditemukan di dalam hutan di Vietnam tengah setelah 40 tahun melarikan diri akibat perang dengan Amerika Serikat.

9 Agustus 2013, ayah dan anak itu ditemukan dua orang warga yang sedang mencari kayu bakar di pedalaman hutan di Tay Tra, Quang Ngai, sekitar 40 kilometer.

Dua warga itu melihat sebuah rumah pohon yang dihuni dua pria. Kemudian, penemuan ini dilaporkan oleh penduduk desa ke pemerintah daerah.

Peristiwa itu terjadi 40 tahun lalu. Thanh dan keluarganya saat itu menjalani hidup secara normal di sebuah dusun Tra Kem.

Namun, setelah serangan bom menewaskan istri dan dua anaknya, Thanh terguncang dan melarikan diri dari rumah sambil membawa putranya, Lang, yang kala itu berusia sekitar satu tahun, ke dalam hutan.

Di hutan belantara, ayah dan anak ini bertahan hidup dengan berburu hewan dan memakan berbagai daun-daunan. Sejak pelarian, mereka tidak memiliki kontak dengan dunia luar.

Rupanya, ketika serangan bom itu, Thanh meninggalkan seorang anaknya yang lain yakni, Ho Van Tri. Saat peristiwa itu, Tri masih berusia enam bulan. Kini Tri masih hidup.

"Ayah saya sangat lemah dan dokter sedang merawat dia. Sementara kesehatan saudara saya baik-baik saja, meskipun dia terlihat sangat kurus," tutur Tri.

Thanh dirawat di sebuah pusat medis, sementara Ho Van Lang sedang dirawat oleh keponakannya, Ho Ven Bien.
 

Sang ayah bisa berbahasa Cor walaupun sedikit, sementara Ho Van Lang hanya bisa berbicara sepatah-dua patah kata.

"Dia sangat sedih. Dia tidak mengatakan apa-apa sekarang. Kami tahu, dia ingin lari dari rumah saya untuk kembali ke hutan. Jadi kami harus mengawasi dia sekarang," tutur Ho Ven Bien.

Penemuan dua orang ini telah mengguncang masyarakat di sana, yang mengira keduanya telah mati saat serangan itu.

"Tidak ada yang bisa membayangkan bahwa Thanh dan anaknya bisa hidup 40 tahun dalam keadaan terisolasi dengan kondisi keras di dalam hutan," kata Ho Van Xanh, seorang warga.

WANITA BERJENGGOT

Ibu beranak 2 dari desa Penaga, Riau ini mungkin menjadi satu-satunya wanita di Indonesia yang memiliki jenggot. Bahkan ia menjadi sorotan berita media online Inggris setelah memberanikan diri membuka jilbab dan memperlihatkan jenggotnya ke publik.

Wanita Indonesia bernama Agustina Dorman (38), ini baru menyadari akan tumbuhnya jenggot di dagunya saat ia berusia 25 tahun. Ketika itu ia baru saja melahirkan anak pertamanya.

Agustina tinggal bersama keluarganya di Desa Penaga, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Untuk menutupi keanehan di wajahnya alias jenggotnya, sehari-hari Agustina mengenakan jilbab, karena khawatir anak-anaknya akan diejek teman-temannya memiliki ibu berjenggot.

Namun, kini Agustina memberanikan diri membuka jilbab dan memeprlihatkan wajah berkumisnya ke tetangganya. Selain memiliki jenggot, Agustina juga memiliki bulu di dada.

Menurut Agustina, ia akan merasakan sakit setiap kali mencukur jenggot. Akhirnya, ia membiarkan jenggot itu tumbuh. Sejak membuka jilbab, anak sulungnya yang berusia 19 tahun, dan anak keduanya berusia 3 tahun memang mendapat ejekan dari temannya.

Namun, Agustina yakin dia harus membuka jilbab agar warga di desanya bisa menerima dirinya. Selama memakai jilbab, Agustina bisa leluasa ke luar rumah dan bergaul dengan tetangganya.
 

BOCAH BEREKOR

Memiliki ekor di punggung, membuat bocah laki-laki usia 12 tahun ini, dianggap sebagai jelmaan dewa. Arshid Ali Khan namanya. Setiap orang berduyun-duyun mengunjungi kuil, tempat di mana Arshid tinggal untuk menyembahnya. Mereka membawa hadiah dan uang tunai sebagai imbalan atas berkah yang didapat.

Mereka yang datang dalam kuil percaya jika bocah itu adalah Balaji, pengikut Dewa Wisnu - yaitu Dewa Monyet, Hanoman. Ekor di punggung Arshid seolah menunjukkan kalau dirinya adalah reinkarnasi dari Dewa Monyet.
Dokter mengatakan jika ekor di belakang tubuh Arshid sebenarnya diakibatkan karena spina bifida, kelainan pada sumsum tulang belakang.OLDUE.COM

Meski dalam dunia medis, kondisi Arshid adalah gangguan kesehatan yang harus diobati. Tapi bagi bocah kecil itu, ini adalah sebuah berkah. Karena banyak orang yang menghormati dirinya. "Ini tidak biasa, tapi orang-orang menghormati saya dan bersujud di bawah saya. Aku merasa istimewa," ujarnya.
 
 

 

SEORANG NENEK MELAHIRKAN BATU

Kisah ini mengkin terdengar luar biasa dan mustahil. tapi ini adalah kisah nyata. Dalam sebuah literatur kesehatan terakhir, ada kasus di mana seorang wanita melahirkan bayi batu.

Pada tahun 1955 tepatnya, di desa kecil Casablanca, seorang wanita muda berusia 17 tahun, bernama Zahra Aboutalib menjalani prosesi kelahiran yang sulit. Selama 48 jam, menjalani persalinan, bayi yang dikandungnya, tak juga keluar. Sehingga Zahra dilarikan ke rumah sakit oleh keluarganya.

Namun, ketika melihat seorang wanita meninggal akibat persalinan, Zahra melarikan diri dari rumah sakit. Seperti dikutip dari Boldsky, ia takut akan mengalami nasib yang sama.

Berhari-hari ia menahan sakit, yang ajaibnya lalu berhenti dengan sendirinya. Zahra pun mempercayai mitos bahwa ia mengalami ‘bayi tidur’.

Untuk mendapatkan anak, Zahra memilih jalan adopsi. ia telah mengadopsi tiga orang anak. Saat ini usia Zahra telah memasuki 75 tahun, ia kembali merasakan sakit perut.

Perut Zahra yang besar, dokter mengira jika wanita tua itu menderita tumor ovarium. Saat dilakukan scan, dokter kaget karena ada bayi dalam perut nenek tersebut. Bayi berkembang di luar rahim dan menyatu dengan organ.

Dalam dunia medis, dikenal dengan Lithopedion atau yang dikenal dengan bayi batu. Fenomena ini terjadi setelah janin yang meninggal tak dikeluarkan dari rahim, dan untuk menghindarkan tubuh ibu dari infeksi akibat busuknya organ sang janin, ia mengalami kalsifikasi atau berubah menjadi batu. Setelah 50 tahun mengandung, Zahra pun melahirkan bayi mumi.

Jumat, 16 Agustus 2013

MISTERI RAMALAN KIAMAT DA VINCI

Sebuah catatan untuk buku harian anda: Leonardo da Vinci meramalkan bahwa dunia akan berakhir pada 1 November 4006, menurut seorang peneliti Vatikan.

Sabrina Sforza Galitzia mengatakan petunjuk tersebut dapat ditemukan dalam lukisan dinding ‘Last Supper da Vinci.’ Ditengah-tengah jendela setengah lingkaran, di atas lukisan Yesus Kristus bersama para pengikutnya sebelum disalib tertulis teka-teki “matematika dan astrologi” yang telah ia uraikan.

Ia mengklaim telah berhasil memecahkan bahwa da Vinci meramalkan dunia berakhir dalam sebuah “banjir bah” yang akan dimulai pada 21 Maret 4006 dan berakhir 1 November pada tahun yang sama. Sejumlah dokumen menunjukkan bahwa ia meyakini bahwa ini akan menandai “awal baru bagi umat manusia”, ujar Ms. Sforza Galitzia.

“Kode da Vinci --- Bukan hanya dipopulerkan oleh Dan Brown,” imbuhnya.

Ms. Sforza Galitzia, mantan peneliti manuskrip da Vinci, dari Universitas California, Los Angeles, yang saat ini bekerja pada arsip Vatikan.

Tahun lalu, Vatikan telah menerbitkan penelitiannya, ‘The Last Supper’ dari Leonardo di Vatikan, di mana ia menguji permadani hiasan dinding ‘The Last Super’ yang dibuat untuk King Louis XIII dari Perancis, berdasarkan desain da Vinci untuk sebuah lukisan dinding terkenal di Milan.

Ia mengatakan, ia sedang bekerja pada sebuah sekuel yang akan menjelaskan kode tersembunyi da Vinci, dengan menyertakan tanda-tanda perbintangan menggunakan 24 huruf Latin untuk merepresentasikan 24 jam dalam sehari.

‘The Last Supper’ memiliki ukuran 460cm x 880cm (15x29 kaki), menutup seluruh dinding pada Biara Santa Maria delle Grazie di Milan. Da Vinci mulai mengerjakannya pada 1495 dan berakhir pada 1498. Karyanya tersebut pernah direstorasi antara 1978 dan 1999 yang kemudian keadaannya semakin memburuk.

Dalam novelnya pada 2003, The Da Vinci Code, yang telah difilmkan pada 2006 yang dibintangi Tom Hanks sebagai “simbologi” Harvard bernama Robert Langdon. Don Brown menunjukkan bahwa figure tangan kanan Yesus dalam The Last Supper bukanlah Apostle John namun Maria Magdalena, dan dia mengandung anak Yesus ketika Yesus disalib, dan melanjutkan garis keturunannya.

Novel dan film tersebut ditentang oleh kelompok Gereja karena secara historikal tidak akurat serta melecehkan nama Tuhan.
 
Copyright © 2013 DAYAK NEWS
Design by FBTemplates | BTT